Minggu, 25 September 2016

Penyesalan

Setelah ku renungi
Setelah ku sadari
Setelah ku lalui semua ini
Aku tersadar

Aku tersadar
Aku terlalu berkhayal
Aku terlalu berharap
Aku terlalu memperjuangkan

Hingga kini
Aku berada pada titik kulminasi lelah
Iya, aku lelah
Aku lelah merasakan semuanya

Andaikan dulu aku tak mengenalmu
Mungkin sekarang aku tak perlu susah payah melupakanmu
Menyesal
Menyesal

Apa gunanya?

Sabtu, 24 September 2016

Air

Segala sesuatu yang terjadi
Sudah digariskan
Manusia hanya bisa menjalani
Mengalir
Mengikuti takdir

Segala sesuatu yang terjadi
Tidak akan pernah kembali
Seperti halnya waktu

Ibarat air mengalir
Kau takkan bisa menyentuhnya
Untuk yang kedua

Tinggalkan
Relakan
Lupakan

Khayalan

Di suatu siang
Ketika semua mulai berlalu lalang
Kau berjalan
Melewatiku
Di depanku

Ku pandang dirimu
Tak kau perhatikan diriku
Tak kau senyum kepadaku

Sesekali aku berkhayal
Khayalan-khayalan nakal

Bisakah aku menjadi orang yang kau sayang?

Berputar

Bumi itu bulat
Sekali hidup
Maka akan terus berputar didalamnya

Hingga suatu saat panggilan keluar itu datang

Nikmatilah selagi masih bisa berputar

Fatamorgana

Kupikir semua akan indah
Ternyata hanya bias cahaya

Sesuatu yang nampak padahal jika kau mendekat itu hanya tipuan
Sampai terbesit dipikiran
Kita hanya bermain-main

Memang hanya tipuan
Waktu habis tiada ulang
Air mengalir sendiri
Takkan kau bisa sentuh untuk kedua kali

Apakah ini penyesalan?
Ataukah sekedar renungan?
Sepertinya sesuatu seperti itu kini sulit untuk kubedakan

Sekarang, tertawalah..
Menangislah..
Tertawalah..